Denpasar, 2 Mei 2026 — Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Mahasaraswati Denpasar kembali menunjukkan kiprahnya di kancah akademik internasional melalui partisipasi dalam International Distinguished Lecture yang diselenggarakan bersama Department of English, GLA University, India. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Google Meet dan mempertemukan dosen serta mahasiswa dari kedua institusi dalam sebuah ruang diskusi akademik yang interaktif dan bermakna.
Acara ini menghadirkan Dr. Putu Nur Ayomi sebagai pembicara tamu yang mewakili FBA Unmas Denpasar. Sesi dipandu oleh Dr. Jaya Sharma selaku moderator dari pihak GLA University.
Dalam paparannya yang bertajuk Peeling Back the Layers of Digital Discourse, Dr. Putu Nur Ayomi mengangkat kajian mengenai bagaimana makna dibangun dalam komunikasi digital, khususnya melalui pendekatan multimodal discourse. Ia menggunakan contoh video singkat bertema kesehatan mental untuk menjelaskan bagaimana berbagai elemen seperti bahasa, visual, audio, dan fitur platform saling berinteraksi dalam membentuk interpretasi audiens.
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain:
Pembentukan otoritas melalui framing visual, tone, dan bahasa direktif
Penciptaan resonansi emosional melalui musik, citra visual, dan elemen keterhubungan (relatability)
Rekontekstualisasi narasi motivasional menjadi bentuk “nasihat medis” yang tampak meyakinkan
Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa perangkat linguistik, elemen multimodal, serta intertekstualitas dapat bekerja secara halus lintas mode untuk memengaruhi cara audiens memahami dan menerima informasi.
Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi pertukaran gagasan akademik lintas negara, sekaligus memperkuat pemahaman kritis terhadap dinamika komunikasi digital di era media sosial.
Kesimpulan utama dari kuliah tamu ini menyoroti bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, isu-isu kompleks sering kali disederhanakan menjadi “kebenaran yang mudah dibagikan”. Oleh karena itu, kesadaran kritis serta sensitivitas linguistik menjadi semakin penting dalam menyaring dan memahami informasi secara lebih mendalam.